Kembara pada jingga sering bergelut rata, sedang bebas itu tak bertuju. Maka ia lebih memilih untuk setia pada langit, terbanglah sang kembara. Terbang bersama patahan nikmat yang tak setara langit dan bumi.
Urai mata itu lemah, jatuhlah serendah kau sujud pada awan.
Rabu, 28 November 2012
Lupa Nama
Bukan keharusan mengingat bukan ?
melampaui ini sendiri melelahkan juga ternyata.
Ada beberapa yang terlindas dan terlupkan.
tapi dimana ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar